Matematika, Anak IT Harus Jago Kah?

Dua pertanyaan yang sering ada dalam benak anak IT, baik mereka yang sekolah di SMK jurusan IT bahkan sampai mereka yang sudah lulus kuliah jurusan IT pun masih bertanya-tanya, se-urgent apa sih belajar matematika bagi anak IT.


Belakangan konsentrasi jurusan IT semakin beraneka ragam, jika dulu hanya ada jurusan Teknik Informatika, Manajemen Informatika, Teknik Komputer dan Sistem Informasi, maka sekarang jurusan itu tetap ada tapi dengan keahlian yang lebih spesifik.

Misalnya saja pada jurusan Teknik Informatika ada keahlian Web Developer, Mobile Apps Developer, Data Scientist, Hacking dll. Tentunya hal ini diperlukan agar mahasiswa bisa lebih profesional dalam dunia teknologi informasi.

Kembali ke topik utama, apakah anak IT harus jago matematika?

Jawabannya adalah tergantung keahlian apa yang ingin dikuasai. Misalnya saja, seorang web developer yang fokus pada tampilan, tentunya hanya perlu menguasai matematika dasar seperti penambahan, pengurangan, pembagian dan perkalian. Bahkan boleh dikatakan nyaris tak perlu keahlian matematika jika hanya mengubah template CMS seperti Wordpress ataupun framework CSS seperti bootstrap.

Namun jika ingin menjadi seorang programmer atau software developer, maka keahlian matematika akan sangat menolong dan bahkan wajib dikuasai. Hal ini diperlukan karena dalam pengembangan aplikasi, logika berfikir dalam memecahkan masalah teknis sangat diperlukan, dengan menguasai matematika maka hal tersebut lebih cenderung mudah diatasi.

Demikian juga jika ingin menguasai data sains beserta turunannya seperti Machine Learning maupun Artificial Inteligence, kemampuan matematika benar benar sangat dikuasai.

Lalu, apakah semua cabang matematika perlu dikuasai?

Tentu tidak, kuasai 2 hal dalam matematika seperti aljabar linier dan kalkulus maka hal itu sangat membantu untuk menjadi seorang programmer maupun data scientist, catatan untuk data scientist perlu memahami statistik deskriptif maupun inferensial.

Untungnya saat ini banyak sekali sumber belajar secara online seperti Khan Academy dan juga Youtube yang bisa jadi sumber referensi, walaupun tetap saja belajar dengan cara klasik yaitu belajar dengan seorang guru ataupun mentor akan lebih baik dan lebih cepat.

Sayangnya saat sekolah, jarang sekali kita dengar apa manfaat belajar matematika seperti subtitusi, differensial, integral, trigonometry hingga logika matematika untuk kehidupan sehari-hari ataupun pengembangan karir ke depan.

Bahkan dalam hal yang banyak dianggap tidak memerlukan matematika seperti kewirausahaan, advertising dll sangat memerlukan matematika pada saat menghitung HPP ataupun rasio pada desain kemasan.


Komentar