Skip to main content

Mau Belajar Desain Grafis? Pahami Ini Dulu Ya!

Illustrasi Desain Grafis

Ketika berbicara tentang desain grafis, banyak orang berfikir bahwa ini pasti kaitannya dengan dunia komputer. Faktanya... tidak semua orang mahir komputer otomatis akan memahami dunia desain grafis.



Apa itu desain grafis?


Bila berbicara istilah, maka desain grafis akan menjadi sangat luas pembahasannya tergantung dari sisi mana kita mengambilya.


Desain grafis bukan hanya sekedar bagaimana suatu gambar menjadi menarik atau terlihat menakjubkan, tetapi juga bisa menyampaikan pesan terhadap orang yang melihatnya.


Bisa saja suatu desain tidak begitu menarik bagi sekelompok orang, tapi menjadi  sesuatu yang menghasilkan penghargaan yang tinggi bagi orang lain. Karenanya penting untuk menentukan kepada jenis orang seperti apa suatu desain grafis ingin dibuat.


Berikut ini adalah beberapa hal tentang desain grafis yang perlu  diketahui.


Desain grafis - teknik menyusun gambar, text, dan komponen lainnya dan didukung oleh penggunaan dan perpaduan warna yang tepat sehingga bisa menyampaikan pesan ke orang lain secara visual.


Jadi....

Hal yang pertama harus difikirkan dalam desain grafis adalah, menentukan apa yang ingin disampaikan ke orang sesuai dari kategori target yang diinginkan. Dan tentunya apakah desain yang ingin dibuat secara visual sesuai dengan apa yang ingin dikatakan.


Komponen - Komponen Desain Grafis


Desain grafis terdiri atas:


  • Citra (Gambar, tekstur, logo, ikon, maupun elemen visual lainnya)
  • Warna
  • Typhography (Teknik dan seni agar suatu tulisan bisa dibaca dengan baik dan menarik - wikipedia)

Komponen Desain Grafis - Citra, Warna dan Typhografi haruslah mendukung dari pesan yang ingin disampaikan .


Apakah seorang desainer grafis harus memiliki jiwa seni?



Pertanyaan ini sering kita dengar di masyarakat, bahkan lebih dari pada itu seorang desainer grafis dikaitkan dengan orang yang pakar teknologi informasi.


Kenyataanya, seorang yang memiliki jiwa seni sejak kecil sekalipun belum tentu menjadi seorang desainer grafis yang handal.

Baca juga : 3 Aplikasi Grafis Berbasis Vektor yang Wajib Diketahui Desainer


Karena, kembali ke definisi sebelumnya, bahwa desain grafis haruslah bisa menyampaikan suatu pesan melalui cara visual. Hal ini terkadang yang membuat istilah seniman dan desainer bisa menjadi sangat jauh berbeda.

Seniman lebih cenderung menghasilkan suatu karya untuk mengekspresikan fikirannya tanpa memperdulikan hal tersebut sesuai dengan tanggapan orang lain atau tidak, sedangkan desainer grafis haruslah bisa meyakinkan orang terhadap suatu ide atau gagasan yang disampaikan dengan cara visual.

Desainer Grafis - Harus bisa memadukan beberapa keahlian dan hal-hal teknis diluar konsep seni


Seorang desainer grafis bukan hanya memikirkan soal seni, tapi juga harus memikirkan apa yang dikerjakan bisa mengatasi masalah orang lain dengan sentuhan visual. Bahkan dalam beberapa hal, seorang desainer grafis harus bisa menguasai teknik-teknik seperti pemerograman internet, setup CMS dan hal-hal teknis yang dikaitkan dengan dunia internet.

Dalam prakteknya seorang desainer grafis juga sebaiknya menguasai teknik pemasaran, agar gagasan yang disampaikan dalam hasil desain bisa diterima oleh banyak orang terutama yang menjadi target marketnya.


Last but not least....

Untuk menjadi desainer sama dengan ilmu lain, kuncinya adalah disiplin dan eksplorasi terhadap hal-hal yang berkaitan dengan dunia desain.

Untuk menjadi desainer grafis yang handal, ada baiknya mempelajari hal-hal yang mendukung tujuan dari desain grafis itu. Seperti belajar aplikasi desain, coding, setup aplikasi seperti wordpress dan lain-lain.

Semoga bermanfaat.


Comments

Penulis

Herman, IT Practition - Instructor - Ngoceh di Berbagai Platform

Popular posts from this blog

3 Aplikasi Grafis Berbasis Vektor yang Wajib Diketahui Desainer

Mau tau jenis aplikasi pengolah grafis berbasis vektor yang populer bagi seorang desainer terutama di Indonesia? Baca artikel ini yuk!

Sebelumnya mari kita fahami apa itu vektor.

Kalian pasti sering melihat gambar dalam kehidupan sehari-hari, pada umumnya jenis gambar yang kita lihat ada yang berbasis vektor dan bitmap/ raster, nah pada kesempatan ini akan saya bahas tentang vektor dulu ya!!!

Secara teknis, gambar vektor terbentuk secara digital melalui perintah terstruktur dan matematis yang menempatkan garis dan bangun ruang yang menghasilkan gambar 2 atau 3 dimensi.

Gambar vektor tidak akan berubah kualitasnya walaupun diperbesar hingga berkali-kali, sehingga detilnya tetap akan kelihatan, sehingga akan mudah dimodifikasi semau kita.

Walaupun sudah banyak aplikasi yang menyediakan banyak templates sehingga memudahkan kita membuat suatu gambar, namun membuat suatu gambar dari 0 atau istilah keren-nya build from scratchakan menghasilkan suatu kepuasaan tersendiri.

Aplikasi pembuat ga…

Layout dan Komposisi dalam Desain Grafis

Layout dan komposisi dalam desain grafis merupakan hal yang penting diketahui untuk menguasai teknis desain yang benar.
Pada dasarnya komposisi dan layout dapat ditentukan melalui insting, insting ini bisa didapat dengan banyaknya pengamatan ataupun latihan. Dalam penentuan komposisi dan layout terkadang kita tidak bisa terpaku terhadap keinginan kita semata, namun juga memerlukan penilaian dari orang lain.

Komposisi dan layout juga berkembang sesuai selera dan trend, dulu orang suka meletakkan objek di tengah tengah, namun sekarang hal tersebut relatif kesan atau cerita apa yang ingin didapatkan dari gambar yang dihasilkan.

Nah jadi sebenarnya apa sih komposisi itu?

Dalam dunia masak memasak kita sering mendengar istilah komposisi untuk menyebutkan bahan bahan yang digunakan beserta takarannya, begitupun dalam dunia kedokteran yang menyebutkan komposisi pembuat obat dan masih banyak lagi istilah komposisi yang diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

Sedangkan dalam dunia desain grafi…

Menggambar Logo Terkenal Tanpa Melihat Contoh???

The Signs, pernah melakukan eksperimen terhadap lebih 150 orang Amerika untuk menggambar logo terkenal tanpa melihat contoh. Hasilnya? Mencengangkan... Tahukah anda berapa uang yang harus dikeluarkan perusahaan untuk membuat suatu logo? 
Untuk ukuran UMKM aja di Indonesia harus mengeluarkan 3 - 7 Juta untuk mendapatkan suatu logo yang bernilai bisnis dalam rangka tujuan branding sehingga mudah diingat orang.

Bisa dibayangkan, berapa yang harus dikeluarkan oleh perusahaan yang berskala internasional untuk membuat suatu logo yang diharapkan akan familiar dan mudah diingat oleh banyak orang.

Pada eksperimen ini, The Signs melibatkan 156 orang di Amerika untuk menggambar logo perusahaan sekala global yang terkenal dengan ketentuan mereka melakukannya tanpa melihat contoh logo yang akan mereka gambar dengan kata lain cukup membayangkan.

Bagaimana hasilnya? Inilah hasil dari eksperimen tersebut (saya hanya menampilkan salah satu contoh dari beberapa logo)


Sebagian besar orang mengetahui me…